Pages

Wednesday, 24 March 2010

Diam

Diam bukan berarti mengerti dan ada peribahasa, "diam adalah emas," apakah bisa dibenarkan hal seperti itu.....,
'banyak persepsi untuk orang yang lebih memilih diam, diantaranya adalah;
1. apakah karena bodoh dan tidak mengerti......,
2. apakah karena pengecut jadi tidak berani untuk mengungkapkan.....,
3. apa karena tidak perduli dengan sekelilingnya......,

lebih baik bicara walaupun sedikit, dan ungkapkan dengan jelas kalau memang mengerti atau tidak mengerti.

orang diam lebih berbahaya daripada orang yang suka berkoar-koar dan itu banyak benarnya, mengapa....,

ada sebuah cerita dimana seseorang yang pernah derajatnya di muliakan dan di angkat sehingga orang yang mengangkat (si kritis) percaya sekali terhadap orang yang di angkatnya tersebut (si diam)
namun di saat si kritis ingin melakukan suatu perubahan dan meminta dukungan dari segala pihak terutama dengan si diam yang sudah di percaya tadi ternyata si diam tersebut hanya bisa diam, diam dan diam.
akan tetapi dari kediamannya ternyata yang ada di pikirannya adalah suatu maksud kelicikan untuk memanfaat kan suatu keadaan yang akhirnya menjadi musuh dalam selimut,. lebih parahnya lagi si diam tersebut adalah salah satu otak yang merencanakan dalam menggagalkan perubahan tersebut.

karena peran si diam yang di pandang tidak gentle hanya berani bermain di belakang layar, maka si kritis kurang mendapat dukungan dan simpati yang akhirnya membuat si kritis makin terpuruk dan kalah.

hikmah di balik itu adalah si kritis makin intropeksi dan memulai dengan lembaran baru untuk belajar dari pengalaman serta meyakini bahwa Tuhan tidak tidur, apapun suatu yang buruk pasti akan di tampakkan.

jadi apakah diam itu selamanya emas.....
yang pasti diam itu lebih berbahaya

0 komentar:

Post a Comment

Iklan Baris

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger